Search
01 Mei 2026
Tinjau KDKMP di Padang Harapan Bengkulu, Menko Zulhas Optimistis 35 Ribu Koperasi Segera TerwujudTRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu dengan meninjau langsung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu.
Peninjauan itu, dilaksanakan selesai meresmikan Pasar Purwodadi, Bengkulu Utara di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (1/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan usai Zulhas menggelar rembuk tani bersama para petani di Bengkulu.
Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam keterangannya, Zulhas menyebut pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 35 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dapat selesai pada akhir Juli 2026.
Menurutnya, percepatan pembangunan koperasi tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama jajaran TNI yang ikut membantu proses pembangunan di lapangan.
Apresiasi kepada jajaran TNI di daerah, mulai dari Danrem, Dandim hingga Babinsa yang terlibat langsung mendampingi masyarakat dalam pembangunan koperasi.
Menurut Zulhas, peran Babinsa sangat penting karena ikut memastikan kesiapan pembangunan di desa, mulai dari koordinasi masyarakat hingga pendampingan di lapangan.
“Kepada TNI, khususnya para Babinsa sebagai pejuang pembangunan di lapangan, kami ucapkan terima kasih. Mereka bekerja bersama masyarakat sehingga program ini berjalan cepat,” kata Zulhas.
Selain TNI, Zulhas turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang membantu penyediaan lahan untuk pembangunan koperasi.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat teritorial menjadi faktor utama percepatan program tersebut.
Koperasi Merah Putih tidak hanya dibangun sebagai proyek fisik semata, tetapi menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat bawah.
Ke depan, koperasi diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari distribusi bahan pangan, pembiayaan usaha kecil hingga menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
“Kita ingin koperasi ini benar-benar hidup dan menjadi penggerak ekonomi rakyat. Karena itu pembangunannya dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegas Zulhas.
Program Koperasi Merah Putih juga akan terintegrasi dengan kebijakan sektor pangan nasional, termasuk distribusi hasil pertanian dan penguatan rantai pasok di daerah.
Pemerintah optimistis keberadaan puluhan ribu koperasi tersebut dapat memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Sumber Foto : Tribunnews
Sumber Berita : Tribunnews