Search
02 Mei 2026
Zulhas Sebut Distribusi Pupuk di Lampung Makin Lancar Serapan Capai 40 PersenLampung - Penyaluran pupuk bersubsidi di Lampung hingga akhir April 2026 telah mencapai 282.796 ton. Angka itu setara sekitar 40 persen dari total alokasi tahun ini yang mencapai 713.970 ton.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan distribusi pupuk subsidi kini semakin mudah setelah pemerintah memangkas jalur birokrasi. Menurutnya, langkah itu dilakukan agar pupuk bisa diterima petani tepat waktu, terutama menjelang musim tanam.
"Kalau dulu jalurnya terlalu panjang dan banyak persetujuan, sekarang lebih langsung," kata Zulhas saat menghadiri Rembuk Tani di Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Zulhas menjelaskan, sebelum reformasi kebijakan dilakukan, penyaluran pupuk subsidi kerap tersendat akibat prosedur administrasi yang berbelit. Kondisi tersebut membuat serapan pupuk nasional relatif rendah.
"Dulu serapannya hanya sekitar 6 juta ton karena aturannya berputar-putar. Sekarang bisa naik hingga 9,5 juta ton," ujarnya.
Pemerintah kemudian menerbitkan Peraturan Presiden yang memungkinkan pupuk subsidi disalurkan lebih langsung oleh produsen kepada petani. Kebijakan itu disebut mulai berdampak, termasuk di Lampung.
Selain distribusi pupuk, pemerintah juga menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Salah satunya dengan menetapkan harga pembelian gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram tanpa membedakan kualitas.
"Kalau pupuk tersedia dan harga gabah terjaga, produksi pangan bisa meningkat. Ini sesuai program Presiden menuju swasembada pangan," ucapnya.
Zulhas menambahkan, kemudahan akses pupuk turut mendongkrak produksi beras nasional. Hingga saat ini, produksi beras disebut naik sekitar 8 persen, dari 30 juta ton menjadi 32,4 juta ton.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Zulhas didampingi Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta jajaran pemerintah daerah.
Sumber Foto : Detik
Sumber Berita : Detik